Selasa, 11 Desember 2012

Contoh Makalah Ipa Metode Ilmiah


KARYA TULIS METODE ILMIAH
MANFAAT CUCIAN BERAS TERHADAT PERTUMBUHAN TUMBUHAN




Disusun Oleh :
1.     Dama Fachri W.
2.     Anita Yuni
3.     A. Larasanti
4.     Siti Nurjanah
5.     Yeti

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI MARGOMULYO
MULTIMEDIA I
Tahun Pelajaran 2012/2013
BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Hutan merupakan jantung dunia yang banyak mempunyai fungsi penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Namun, banyak hutan-hutan gundul serta kebakaran hutan terjadi dimana-mana terutama hutan didaerah tropis. Akibatnya banyak hutan yang tak berfungsi layaknya hutan yang sebenarnya.
Hutan yang rusak tidak hanya disebabkan oleh ulah manusia melainkan juga faktor kandungan air. Air juga berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pengaruh air sangatlah penting karena air merupakan faktor yang terpenting bagi tanaman. Jika diberi air, namun air tersebut mengandung bahan berbahayadidalamnya, maka tanaman tersebut akan mati. Jadi kita harus mengetahui air apa saja yang berguna bagi tanaman tersebut. Di dalam kehidupan kita sehari-hari kita pasti memerlukan tanaman terutama untuk mendapatkan oksigen yang dihasilkan dari fotosintesis tanaman pada siang hari. Untuk melakukan fotosintesis, tanaman pasti membutuhkan zat-zat atau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya fotosintesis. Faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Pada karya tulis ini, kami meneliti tentang pengaruh salah satu faktor eksternal pada pertumbuhan tanaman yaitu kandungan air.
Dalam karya tulis ilmiah ini kami melakukan penelitian tentang pengaruh air tanah, air cucian beras dan air detergen pada kacang hijau. Kami berharap karya tulis ini berguna dalam penggunaan air sisa terhadap tanaman.










B.     Rumusan Masalah
a.       Bagaimana pengaruh kandungan pada air cucian beras (leri) bagi pertumbuhan kacang hijau?
b.      Bagaimana pengaruh kandungan pada air detergen bagi pertumbuhan kacang hijau?

C.    Tujuan
Mengetahui pengaruh kandungan pada air cucian beras (Leri) bagi pertumbuhan kacang hijau.

D.    Manfaat Penelitian
Dengan adanya penelitian ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui kandungan pada air cucian beras yang dapat mempengaruhi pertubuhan tanaman.


















BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.    Manfaat Air Cucian Beras
Pertama, air cucian beras dapat dijadikan sebagai pembersih muka dan jerawat.Tentunya buat anak-anak yang akan dan telah memasuki masa puber. Jerawat adalah salah satu kendala untuk tampil menarik di hadapan umum, terutama lawan jenisnya. Jika anda telah mencoba banyak cara untuk menyingkirkan jerawat, tetapi kurang mendapat hasil yang memuaskan atau bahkan tidak mendapat hasil, anda dapat mencoba air cucian beras ini. Caranya cukup sederhana, cukup membasuhkan air cucian beras tersebut keseluruh bagian muka atau kedaerah yang berjerawat, diamkan kurang lebih selama 5-10 menit, kemudian bilas/basuh dengan air hangat.Insya Allah jerawat yang tadinya begitu mengganggu dapat dinetralisirkan.Tips dari saya, gunakan sebelum tidur setiap hari, untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Kedua, air cucian beras dapat mempermanis tanaman buah anda. Cukup dengan mencampurkan air cucian beras ke tanaman buah yang anda tunjuk setiap hari, maka Insya Allah buah-buahan hasil kebun akan terasa lebih manis dari sebelumnya. (Sedikit catatan, kualitas beras anda juga sangat berpengaruh pada hasil). (www.yahoo.com).
Air bekas cucian beras juga bisa dijadikan sebagai pupuk lho.Kandungan vitamin B1 dalam air cucian beras mempunyai peranan metabolisme tanaman dalam hal mengkonversikan karbohidrat menjadi energi untuk menggerakkan aktifitas di dalam tanaman. Sehingga dengan demikian tanaman yang mengalami stres karena kondisi bare root (pengiriman tanpa media) ataupun dikarenakan pemindahan tanaman ke media baru, untuk tanaman yang sudah sehat pun akan menjadi lebih tidak gampang stres, makanya kalo habis cuci beras, air bekas cucian beras air bekas cuciannya jangan dibuang, lebih baik air bekas cuciannya buat siram tanaman. (www.plantamor.com).






B.     Kandungan Air Cucian Beras
Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, diantaranya karbohidrat berupa pati sebesar 85-90 persen, protein glutei, selulosa, hemiselulosa, gula dan vitamin yang tinggi.Juga dapat berfungsi sebagai pengendali organisme pengganggu tanaman yang ramah lingkungan serta banyak dijumpai di lingkungan sekitar. (www.okezone.com)
Kandungan nutrisi beras yang tertinggi terdapat pada bagian kulit ari. Sayangnya sebagian besar nutrisi pada kulit ari telah hilang selama proses penggilingan dan penyisihan beras. Sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3, 90% vitamin B6, 50% mangan (Mn), 80% Fosfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat dan asam lemak esensial hilang dalam proses membuat beras lebih “indah” untuk dimakan. (Free. Vism.Org/12/sponsor).
Fosfor berperan dalam memacu pertumbuhan akar dan pembentukan sistem penakaran yang baik dari benih dan tanaman muda.Nutrisi lainnya adalah zat besi yang penting bagi pembentukan hijau daun (klorofil) juga berperan penting dalam pembentukan karbohidrat, lemak, dan kitonutrien yang tinggi. Vitamin berperan penting dalam proses pembentukan hormon dan berfungsi sebagai keonzim (komponen not protein) untuk mengaktifkan enzim. (www.google.com).

C.    Mencegah Penyakit Dengan Air Cucian Beras
Petani sering kali menggunakan pestisida sintetik secara berlebihan sehingga menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan misalnya menimbulkan patogen sekunder, matinya musuh alami dan merusak lingkungan.Bahkan hasil pertanian yang mengandung residu pestisida yang berbahaya bisa ditolak oleh pasar.
Salah satu inovasi menyuburkan tanaman datang dari Bogor.Penelitian mahasiswa institut pertanian Bogor (IPB), Yayu Siti Nurhasanah.Menurut Yayu air cucian beras merupakan media alternatif pembawa bakteri pseudomonas florescent.Bakteri tersebut adalah mikroba yang berperan dalam pengendalian patogen penyebab karat dan dapat memicu pertumbuhan tanaman (Kabar Kampus.com).




Klasifikasi kacang hijau (phaseolus radius L)
Kingdom            : Plantae (Tumbuhan)
Sub kingdom      : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi        : Spermatophyte (Menghasilkan biji)
Divisi                  : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                  : Magnoliopsida (Berkeping dua/dikotil)
Sub kelas            : Rosidae
Ordo                   : Fabales
Famili                 : Fabaceae (Suku polong-polongan)
Genus                 : Phaseolus
Spesies               : PhaseolusRadius L

D.    Langkah Kerja
1.      Pembuatan
a.       Menyiapkan beras
b.      Menyiapkan air
c.       Mencuci beras
d.      Menampung air cucian beras
2.      Pembuatan
a.       Mencuci ulang beras yang pertama
b.      Menampung air cucian beras
3.      Penanaman tanaman kacang hijau
Gelas I
a.       Menyiapkan gelas aqua
b.      Memasukkan kapas ke dalam gelas
c.       Menanam biji kacang hijau
d.      Disiram dengan air cucian beras yang kental (pertama)
e.       Pengamatan



Gelas 2
a.       Menyiapkan gelas aqua
b.      Memasukkan kapas ke dalam gelas
c.       Menanam biji kacang hijau
d.      Disiram dengan air cucian beras yang encer (kedua)
e.       Pengamatan
Gelas 3
a.       Menyiapkan gelas aqua
b.      Memasukkan kapas ke dalam gelas
c.       Menanam biji kacang hijau
d.      Disiram dengan air sumur (ketiga)
e.       Pengamatan

E.     Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati hasil penelitian berupa : panjang batang, dan banyaknya daun.














BAB III
METODE ILMIAH
A.    Tempat dan waktu

Tempat            :
Waktu             :
Hari/tanggal    :
Jam                  :

B.     Rancangan Penelitian
Dalam penelitian inidigunakan rancanganeksperimen dengan 1 kali ulangan yang terdiri dari 3 tahapan :
1.      Pembuatan air cucian beras (kental)
2.      Pembuatan air cucian beras (encer)
3.      Penanaman kacang hijau

C.    Alat dan Bahan :
Alat :
-          3 gelas aqua
-          Penggaris
-          Kapas
-          Ember
Bahan :
-          Endapan ari tajin
-          Air tajin
-          Air murni
-          Biji kacang hijau






D.    Langkah Kerja

-          Gelas pertama diisi dengan kapas yang dicelupkan keendapan air tajin kemudian di atas kapas kapas basah diletakkan bebebrapa biji kacang hijau.
-          Gelas kedua diisi dengan kapan yang dicelupkan ke air tajin, kemudian diatas kapas basah diletakkan beberapa biji kacang hijau
-          Gelas ketiga diisi dengan kapas yang dicelupkan ke air murni, kemudian diatas kapas diletakkan beberapa biji kacang hijau
Pengukuran dan pengamatan dilakukan setiap hari selama 7 hari. Dan setiap hari dengan celupan kapas
E.     Lembar Observasi

Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini berupa lembar observasi untuk menuangkan hasil pengamatan dalam penelitian lembar observasi yang dipakai berupa


Tabel Penelitian
No
Waktu
Gelas 1
Gelas 2
Gelas 3
Hari
Tanggal
Jam
Panjang Batang
Banyak Daun
Panjang Batang
Banyak Daun
Panjang Batang
Banyak Daun
1
Senin
26
08.00
0,5 cm
-
-
-
-
-
2
Selasa
27
08.00
1 cm
1 helai
0,7 cm
1 helai
-
-
3
Rabu
28
08.00
1,7 cm
1 helai
1,4 cm
1 helai
0,4 cm
-
4
Kamis
29
08.00
2,3 cm
2 helai
2 cm
2 helai
1 cm
1 helai
5
Jum’at
30
08.00
3 cm
2 helai
2,5 cm
2 helai
1,4 cm
1 helai
6
Sabtu
1
08.00
3,5 cm
3 helai
3 cm
2 helai
2,1 cm
2 helai
7
Minggu
2
08.00
4,3 cm
3 helai
3,6 cm
3 helai
3 cm
2 helai













BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
Air cucian beras sangat membantu proses pertumbuhan tumbuhan sesuai dengan kadar kekentalan dari air cucian beras yang mengandung vitamin B1 dalam air cucian beras mempunyai peranan metabolisme tanaman dalam hal mengkonversikan karbohidrat menjadi energi untuk menggerakkan aktifitas di dalam tanaman

B.     Saran
Seharusnya masyarakat sadar akan manfaat dari kandungan air cucian beras sehingga dapat dijadikan energy alternative untuk dijadikan pupuk tanaman yang ramah lingkungan dan tidak mengandung bahan kimia sedikitpun .



















Daftar Pustaka

www.okezone.com
Free. Vism.Org/12/sponsor

0 komentar:

Posting Komentar


KLik Disamping Untuk Ke Beranda
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by DamaPedia | Bloggerized by Dama Fachri - SMK N Margomulyo | Privacy